Kulit Cokelat itu Seksi!

Kompas.com - 15/05/2010, 09:40 WIB

Kompas.com - Sementara orang Indonesia tak henti-hentinya memimpikan kulit sawo matang mereka menjadi lebih putih, para pemilik kulit putih justru berusaha membuat kulit pucat mereka jadi lebih gelap. Mayoritas orang Amerika masih menilai kulit kecokelatan (tan) sebagai sesuatu yang menarik, seksi dan terlihat sehat.

Hal itu terungkap dalam poling yang diadakan oleh American Academy of Dermatology (AAD) yang dimulai bulan Januari lalu terhadap lebih dari 7.100 pria dan wanita di Amerika Serikat.

Sekitar 72 persen responden menilai bahwa seseorang terlihat lebih menarik dengan kulit tan, sementara 66 persen menjawab orang berkulit tan terlihat lebih sehat. Sayangnya, mayoritas responden belum menyadari bahaya menjemur kulit. Sekitar 60 persen responden mengatakan sinar matahari bagus untuk kulit.

Yang menarik, meski menilai kulit tan itu menarik, namun mereka juga menyadari bahaya kanker kulit dari proses penggelapan kulit. Lebih dari 75 persen responden menjawab mereka akan melakukan perlindungan untuk melindungi kulit dari bahaya kanker. Dan 80 persen mengatakan mereka peduli pada kanker kulit dan karenanya ingin melindungi kulitnya.

Dr.Zoe D Draelos, dermatologis dan prosefor dari Duke University School of Medicine, mengatakan proses penggelapan kulit, baik yang dilakukan dengan cara berjemur langsung di bawah matahari atau menggunakan tanning beds (alat penggelap kulit) sama-sama merusak kulit. "Semua itu bisa menimbulkan kerutan, flek hitam, bahkan kanker kulit," katanya.

Ia menambahkan, teori yang menyebutkan manfaat penting vitamin D bagi kesehatan membuat banyak orang tidak menyadari bahaya lain dari sinar matahari. "Kita bisa mendapatkan vitamin D dari sumber makanan atau suplemen. Cara itu lebih sehat karena kita tetap mendapat manfaat yang sama tanpa risiko kena kanker kulit," katanya.

Dalam pedomannya, American Academy of Dermatology menyebutkan risiko terkena melanoma atau kanker kulit bisa ditekan dengan cara menghindari berbagai bentuk aktivitas penggelapan kulit, baik lewat berjemur di bawah matahari atau di tanning beds.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau